Hamil dan marah-marah
Juli 11, 2008
innovi
Saat hamil, emosi seperti gampang memuncak. Pada dasarnya saya orang yang jarang marah, tapi sekali marah bisa jadi jelek sekali. Tapi emosi negatif seperti ini seharusnya dihindari ketika hamil. Kasihan si kecil di perut terkena imbasnya. Saat kehamilan ini, saya biasa marah-marah ketika Nina berulah. Maklum, putri saya itu semakin mendekati HPL adiknya semakin suka berbuat aneh-aneh. Saya juga marah-marah kemarin karena keponakan yang kebetulan sedang menumpang di rumah untuk daftar kuliah. Kami bertiga (saya, suami dan Nina) pulang kantor tapi rumah terkunci, jendela terbuka dan sikeponakan itu entah di mana. Siapa yang tidak kesal coba. Kalau dia itu keponakan saya sendiri, pasti sudah habis saya semprot. Tapi karena keponakan dari pihak suami, saya tahan-tahan karena kalau marah saya biasanya pedas sekali. Akibatnya marah yang tertahan itu jadi luapan tangis jengkel. Kejengkelan merambat ke suami juga yang cuma menegur keponakannya tak sebanding dengan kesalahannya.
Entry Filed under: pribadi
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to comments via RSS Feed